Jumat, 15 November 2013

Tugas 5


1. Pengertian Produksi

·    Secara umum produksi sering diartikan sebagai tindakan menghasilkan barang-barang. 
·   Produksi secara ekonomi  bukan hanya sekedar menghasilkan barang-barang melainkan produksi adalah kegiatan menambah faedah atau kegunaan suatu banda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. 

Lima tanggung jawab keputusan utama dalam bidang produksi : 
1.   Proses 
Keputusan -keputusan dalam kategori ini menentukan proses fisik atau fasilitas yang dipakai untuk memproduksi barang atau jasa. Keputusan mencakup jenis peralatan dan teknologi, arus proses, tata letak (lay out) peralatan, dan keseluruhan fisik pabrik atau fasilitas jasa pelayanan. 

2.   Kapasitas 
Keputusan dimaksudkan untuk menentukan besarnya kapasitas yang tepat dan penyediaan pada waktu yang tepat. Kapasitas jangka panjang ditentukan oleh besarnya fasilitas fisik yang dibangun. Dalam jangka pendek fasilitas kadang-kadang diperbesar dengan mengadakan sub-kontrak kepada pihak luar atau penambahan regu (shift) ekstra atau menyewa ruangan/peralatan tambahan. 

3.   Persediaan 
Manajer persediaan membuat keputusan-keputusan dalam bidang produksi menyangkut apa yang dipesan, berapa banyak pemesan serta kapan pemesanan dilakukan. 

4.   Tenaga Kerja 
Dalam manajemen produksi, penentuan dan pengolahan tenaga kerja atau sumber daya menusia menempati posisi yang sangat penting. Proses produksi yang menganggap kegiatan untuk menghasilkan produk, baik berupa barang atau jasa, keputusan tentang tenaga kerja mencangkup seleksi panggajian, pelatihan, penempatan, penyeliaan atau supervise. 

5.   Mutu atau Kualitas 
Ditandai dengan penekanan tanggung jawab yang lebih besar terhadap mutu atau kualitas barang atau jasa yang dihasilkan. Mutu merupakan tanggung jawab produksi yang penting dan harus didukung oleh organisasi secara keseluruhan.  

2. Keterkaitan sistem produksi dan operasi ?

Sistem produksi mempunyai unsur-unsur yaitu masukan, pentransformasian dan keluaran. Sedang produksi dan operasi merupakan suatu sistem untuk meyediakan barang-barang dan jasa-jasa yang dibutuhkan dan akan dikombinasi oleh anggota masyarakat.

Yang dimaksud dengan sistem adalah merupakan suatu rangkaian unsur-unsur yang saling terkait dan dan tergantung serta saling pengaruh-mempengaruhi satu dengan yang lainnya, yang keseluruhannya merupakan suatu kesatuan bagi pelaksanaan kegiatan bagi pencapaian suatu tujuan tertentu. Sedangkan yang dimaksud dengan sistem produksi dan operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu dan menyeluruh dalam pentransformasian masukan menjadi keluaran. 

Sistem produksi tidak hanya terdapat pada industri manufaktur, tetapi juga dalam industri jasa seperti perbankan, asuransi, pasar swalayan dan rumah sakit. Sistem produksi dan operasi dalam industri jasa menggunakan bauran yang berbeda dari masukan yang dipergunakan dalam industri manufaktur.

Sebagai contoh suatu perusahaan telekomunikasi dalam pengoperasiannya membutuhkan modal untuk suku cadang dan komponen elektronik serta peralatan yang terdapat dalam suatu bangunan, disamping peralatan transmisi suara melalui sistem kabel, menara , microwave, komputer dan operator telepon.

Lokasi dan Lay Out Pabrik 
Pemilihan lokasi pabrik merupakan hal penting, karena mempengaruhi kedudukan perusahaan dalam persaingan, dan kelangsungan hidupnya. Penentuan lokasi pabrik juga harus mempertimbangkan kemungkinan ekspansi. 

Tujuan Perencanaan Lokasi Pabrik
Tujuannya adalah agar perusahaan dapat beroperasi dengan lancar, efektif dan efisien. Penentuan lokasi memperhatikan faktor biaya produksi dan biaya distribusi barang yang dihasilkan dan faktor lokasi sangat penting untuk menurunkan biaya operasi.


Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lokasi Pabrik :
Faktor utama :
>Lingkungan masyarakat.
> Kedekatan dengan pasar.
> Tenaga kerja.
> Kedekatan dengan bahan mentah dari pemasok.
> Fasilitas dan biaya transportasi.
> Sumber daya alam lainnya.


Faktor sekunder:
> Harga tanah.
> Dominasi masyarakat.
> Peraturan tenaga kerja.
> Rencana tata ruang.
> Kedekatan dengan lokasi pabrik pesaing.
> Tingkat pajak.
> Cuaca atau iklim.
> Keamanan
> Peraturan lingkungan hidup


Pendekatan situasional atau contingency adalah penentuan lokasi berdasarkan faktor terpenting menurut kebutuhan dan kondisi masing-masing perusahaan. Misalnya :
> Dekat dengan pasar
> Dekat dengan sumber bahan baku saja
> Tersedia tenaga kerja


Perangkap Dalam Pemilihan Lokasi
> Lokasi sulit mendapatkan tenaga kerja .
> Lokasi dengan harga tanah murah, tetapi kondisinya jelek sehingga perlu biaya mahal untuk membuat pondasi.
> Lokasi diluar kota dengan harga murah, tetapi fasilitas prasarana jalan dan saran transportasi belum dibangun.
> Lokasi di sekitar pemukiman dan sulit membuang limbah.


Tahap Pemilihan Lokasi Pabrik
- Melihat kemungkinan beberapa alternatif daerah yang akan dipilih.
- Melihat pengalaman orang lain dan pengalaman sendiri untuk menentukan lokasi pabrik.
- Mempertimbangkan dan menilai alternatif pilihan yang menguntungkan.


Sistem produksi mempunyai masukan yang dapat berupa, bahan baku, komponen atau bagian dari produk, barang setengah jadi, formulir-formulir, para pemesan atau langganan dari para pasien. Keluaran dari sistem produksi dapat berupa barang jadi, barang setengah jadi, bahan-bahan kimia, pelayanan kepada pembeli dan pasien, formulir-formulir yang telah selesai diisi dan diproses.

gambar sistem produksi
 

Dapat pula ditinjau dalam segi: 

1.   Kelangsungan hidup
a. Produksi terus-menerus (Continous Production)
Dilakukan sebagai proses untuk mengubah bentuk barang-barang.walaupun terjadi perubahan bentuk barang-barangtetapi tidak mengubah susunan dan fungsi alat-alat mesin. Proses ini menghasilkan produk yang standar (massal).


b. Produksi yang terputus-putus (Intermitten Production)
Proses produksi ini dilakukan berdasarkan pesanan sehingga harus mengatur kembali alat-alat dan penyesuaian terus-menerus dil;akukan sesuai tuntutan produk yang akan dihasilakan.


2. Teknik
a. Proses Ekstraktif   
:roses pengambilan langsung dari alam seperti kayu,perikanan, pertambangan.
b. Proses Analitis       : Proses memisahkan bahan-bahan seperti minyak mentah menjadi minyak bersih.
c. Proses Pengubahan: Proses perubahan bentuk seperti alat-alat rumah tangga.
d. Proses Sintetis        : Proses mencampur dengan unsur-unsur lain seperti bahan-bahan kimia.




Sumber:
-          Nurhadi Suryanto.2004.Ekonomi SMP Kelas VII.Jakarta:Erlangga 
-          Alam.2007.Ekonomi Untuk SMA dan MA Kelas X.Jakarta:Erlangga 
-          http://pksm.mercubuana.ac.id
http://dayintapinasthika.wordpress.com/tugas-7-manajemen-produk
http://hermanfitris.blogspot.com/p/sistem-produksi-dan-operasi.html

Jumat, 08 November 2013

Tugas 4


    1. Apa yang dimaksud dengan pemasaran?
    Jawab:
Pemasaran (marketing) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa. 

Sumber: id.wikipedia.org

2. Mengapa pemasaran sering disebut juga sebagai permintaan?jelaskan!  
 Jawab:
umumnya orang beranggapan bahwa manajemen pemasaran berkaitan dengan upaya pencarian pelanggan dalam jumlah besar untuk menjual produk yang telah dihasilkan perusahaan. Tetapi pandangan ini terlalu sempit, karen biasanya suatu organisasi (perusahaan) akan menghadapi kondisi permintaan produk yang tingkatannya berbeda-beda. Pada suatu saat mungkin tidak ada permintaan terhadap produknya, mungkin permintaannya cukup, permintaannya tidak teratur, atau terlalu banyak permintaan, sehingga manajemen pemasaran harus mencari jalan untuk mengatasikeadaan permintaan yang berubah-ubah ini. 
Manajemen pemasaran berupaya mempengaruhi tingkat, saat, dan karater permintaan dengan cara yang akan membantu pencapaian tujuan organisasi (perusahaan). Karena itu manajemen pemasaran sering di sebut manajemen permintaan.

Sumber: books.google.co.id

3. Jelaskan perbedaan Kebutuhan dan keinginan berdasarkan konsep inti Pemasaran, serta contohnya!
 Jawab:
Kebutuhan dalam konsep pemasaran  merupakan suatu hal yang penting baik bagi konsumen maupun pemasar karena dari kebutuhan-kebutuhan tersebutlah terciptanya produk yang akan di pasarkan kepada konsumen sehingga sangat berkaitan dengan pemasar.
contohnya :
  • Setiap manusia memerlukan makan untuk bertahan hidup
  • Seseorang membutuhkan cinta, kasih dan sayang dari orang terdekatnya
Keinginan merupakan suatu hal yang diinginkan dan diharapkan agar dapat memperoleh sesuatu yang di dambakan baik oleh konsumen maupun pemasar sendiri, karena seorang pemasar berkeinginana untuk bisa memuaskan konsumen serta  dapat memajukan perusahaannya.
contohnya: 
  • manusia butuh makan, tetapi keinginan untuk memuaskan lapar tersebut tergantung dari budayanya dan lingkungan tumbuhnya.  
  • Orang Bandung akan memenuhi kebutuhan makannya dengan seblak basah, orang Korea akan memuaskan keinginannya dengan makan kimchi dll
sumber: agusnuramin.wordpress.com

Kamis, 31 Oktober 2013

Tugas 3


  1. Apa yang dimaksud dengan perusahaan?


Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi.



2 2. Apa yang membedakan perusahaan dengan lembaga social?


Dalam pendekatan ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan adalah: perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan maksimum. Berdasarkan pemisalan ini dapat ditunjukkan, pada tingka tkapasitas produksi bagaimana perusahaan akan menjalankan kegiatan usahanya. Di sisi lain perusahaan merupakan suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat. Unit kegiatan seperti ini sering disebut sebagai lembaga social seperti halnya lembaga social lainnya, misalkan kehidupan keluarga, RT, yayasan social, koperasi dan sebagainya. Dalam ulasan kita, tentunya perlu dibedakan antara perusahaan dan lembaga social yang umum, sesuai dengan persepsi masyarakat.
Dengan demikian yang membedakan perusahaan dengan lembaga social terletak pada penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba, kelangsungan hidup dan tangugung jawab social. Lembaga social lebih menitikberatkan prioritasnya pada tanggung jawab social (dalam hal ini laba tidak menjadi tolak ukur keberhasilan. Sebaliknya, perusahaan yang berorientasi pada perolehan keuntungan, umumnya akan memfokuskan kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan hingga mencapai maksimum (laba merupakan tolak ukur keberhasilan).

=> saya ambil contoh perbedaan dari organisasi dan perusahaan:
- tidak adanya adanya sistem penggajian
- jika datang terlambat ke kantor perusahaan, potong gaji, kalo terlamabat "ngantor" di lembaga, gak ada pemotongan gaji
- di perusahaan, tidak ada toleransi ketika seseorang karyawan melakukan kesalahan 5 X
di organisasi, 10 X melakukan kesalahan, masih bisa dimaklumi, organisasi adalah tempat belajar kedua.

J 3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan perusahaan sebagai suatu sistem?

      Sistem adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu sistem karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat,maupun tanggung jawab sosial.
a. Kepada pemilik modal: pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
b. Kepada lembaga peneliti: membantu pendanaan.
c. Kepada pekerja: membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
d. Kepada konsumen: menyediakan barang dan jasa yang bagus.
e. Kepada pemerintah: membayar pajak.
3. Sifat sistem perusahaan
a. Kompleks
b. Sebagai suatu kesatuan / unit.
c. Sifatnya beragam.
d. Saling tergantung.
e. Dinamis



Sumber:
 http://andriawanazhar.blogspot.com
 http://answers.yahoo.com
 http://juventus4ever.wordpress.com

Jumat, 25 Oktober 2013

Tugas 2

1.  Apa yang dimaksud dengan Bisnis? 
Jawab : 
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

2. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang memengaruhi iklim bisnis di Indonesia?
Jawab :
1.Faktor Modal
Dengan modal yang dimiliki, orang bisa mulai berbisnis. Besar modal yang diperlukan untuk berbisnis tergantung dari bisnis apa yang akan kita jalani.
2. Faktor Kebijakan Pemerintah
juga dapat berperan sebagai pengelola sistem bisnis. Dapat terjadi bahwa yang apa yang dipinjam lebih besar dari apa yang diterima. jika ini terjadi, maka pemerintah mengalami defisit. Pembelanjaan yang defisit ini dapat menjadi masalah dan dapat juga tidak menjadi masalah tergantung situasi apakah dapat mendukung terjadinya inflansi pemerintah melalui kebijakan fiskal atau moneterdapat memengaruhi kegiatan bisnis. contoh : adanya pajak dari pemerintah.
3. Faktor Lingkungan Masyarakat
pasar membutuhkan daya beli seperti halnya orang banyak. daya beli keseluruhan merupakan fungsi dari pendapatan saat itu, harga, tabungan dan kredit yang tersedia. Lingkunga ekonomi yang mempengaruhi bisnis, diantaranya : tingkat pendapatan perkapita, kebijakan-kebijakan pemerintah, siklus bisnis, munculnya pasar bebas dan kerjasama regional. contoh : keadaan pasar yang diminati sekarang-sekarang ini yang menjadi daya peningkat akan suatu bisnis.
4. Faktor Teknologi
kekuatan yang paling dramatisyang membentuk nasib manusia adalah teknologi. Teknologi telah menghasilkan karya mengagumkan seperti penisilin, pembedahan jantung dan pil pembatas kelahiran.Sikap seseorang terhadap teknologi tergantung pada apakah seseorang lebih terpikat dengan faedah positifnya yang mengagumkan atau akibatnya yang mengerikan. setiap teknologi baru merupakan satu kekuatan untuk "penghancuran kreatif". contohnya mobil melumpuhkan kereta api, televisi dan video melumpuhkan bioskop. jadi apabila sebuah peusahaan ingin meraih kesuksesan maka perusahaan tersebut harus kompetensi teknologinya sebagai pusat keunggulan.
5. Faktor Persaingan pasar
banyak sekali bisnis-bisnis yang saling bersaing untuk dapat menguasai pasar sehingga mereka mendapatkan keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus mempunyai strategi untuk dapat menguasai pasar dan mengalahkan pesaingnya. Contoh : bisnis di penjual minuman pasti sangat bersaingan antara pembisnis minuman yang bermerk A dan bermerk B.
6.  Faktor Jenis Bisnis
Dalam berbisnis tentunya kita harus memilih bisnis di bidang apa yang akan kita jalani. Dalam memilih jenis bisnis tersebut, sebaiknya kita memilih jenis bisnis yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Misalnya bisnis di bidang pertanian. Kita juga harus mempertimbangkan keuntungan yang akan kita peroleh sebelum kita menentukan bisnis di bidang apa yang akan kita jalani. Contoh : memilih bisnis yang akan laku di kalangan masyarakat seperti menjual barang-barang kebutuhan primer.
7. Faktor Kondisi Negara
Kondisi negara yang dimaksud dapat berupa kondisi perekonomian, sosial politik maupun pertahanan dan keamanan negara. Kondisi negara yang tidak menentu bisa menghambat bisnis yang dijalani. Contoh : saat terjadi inflasi. Tentu saja kondisi ini turut mempengaruhi bisnis yang sedang dijalani.
8. Faktor Sumber Daya Manusia
Agar bisnis yang dijalani tersebut sukses dan menghasilkan banyak keuntungan, tentu diperlukan orang-orang yang terampil, kreatif, berkualitas tinggi, ulet, mampu berinovasi, pantang menyerah, mempunyai kemampuan bersaing yang tinggi (kompetitif), sportif dan pandai mengolah bisnisnya. Contoh : melakukan pelatihan kepada para pekerja agar setiap pekerja menjadi SDM yang bermanfaat.
9. Faktor Alam
Jika alam tidak bersahabat dengan kita tentu kegiatan bisnis pun dapat terganggu. Contoh : adanya bencana banjir, tanah longsor dan lain-lain. Oleh karena itu, kita harus memilih tempat bisnis yang sesuai dan kita harus bersahabat dengan lingungan serta jangan merusaknya.
10. Faktor Ketepatan Produk atau Kecocokan Produk 
Faktor ini juga mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Produk yang cocok adalah produk yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan konsumen serta harganya terjangkau (sesuai dengan daya beli konsumen). Produk tersebut harus bisa memberikan manfaat kepada konsumen dan bila perlu dapat memberikan tambahan kepuasan kepada konsumen. Orang yang berbisnis harus benar-benar mempertimbangkan harga yang mereka tetapkan. Mereka harus bisa menetapkan harga yang terjangkau dengan daya beli konsumen namun dengan tetap memperhitungkan biaya yang telah dikeluarkannya. 
3. Seberapa besar bisnis tersebut berpengaruh dalam kehidupanmu sehari-hari?jelaskan.
Jawab :
menurut penjelasan dari wikipedia ditambah dari sumber yang saya baca, pasti sangat besar pengaruhnya bukan hanya ada pada diri saya sendiri tetapi juga pada orang lain. kata bisnis tentu sudah sangat kita kenal karena dimanapun kita berada pasti kita melihat bentuk-bentuk dari bisnis. Proses berbisnis yaitu jual-beli. Dalam kehidupan sehari-hari sudah dapat dipastikan kita pasti mengalami proses jual-beli tersebut. bisa saja kita menjadi pembeli atau penjual. Contoh jual-beli banyak sekali ditemukan dimana saja seperti pasar, supermarket, toko, mall, warung, dan lain-lain.
Bisnis mempunyai peranan penting karena karena melalui kegiatan bisnis suatu perusahaan akan dapat memenuhi setiap kebutuhan,keinginan,dari konsumen yang beraneka ragam, sehingga masyarakat atau konsumen merasa terpuaskan. Bisnis dilakukan untuk mendapatkan uang (hal yang paling terpenting dalam kehidupan bisnis). Bisnis dilakukan agar kita bisa menjalani interaksi dari manusia satu ke manusia lainnya dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan berbisnis.

Sumber : 

http://josephinejoe.wordpress.com/2012/10/19/faktor-yang-mempengaruhi-iklim-bisnis-di-indonesia/  
http://delyarr.blogspot.com/2012/10/pengertian-bisnis-pada-wikipedia.html